Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Selasa, 12 Februari 2013

Berikut adalah gejala penyakit paru-paru

Penyakit TBC Paru atau Tuberkulosis paru adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis, jenis bakteri berbentuk batang BTA (Basil Tahan Asam) yang ditemukan pada tahun 1882 oleh ilmuwan Robert Koch sehingga penyakit ini sering juga disebut dengan KP (Koch Pulmonum)
Penyakit ini paling sering menyerang paru-paru walaupun pada sepertiga kasus menyerang organ tubuh lain seperti : kelenjar getah bening (limfadenitis TB), tulang belakang (Spondilitis TB), selaput otak (meningitis TB), perut (peritonitis TB), kulit, dan tenggorokan (laryngitis TB).
Penyakit TBC merupakan salah satu penyakit tertua yang diketahui menyerang manusia. Dapat menyerang semua usia tapi paling sering mengenai penderita usia muda antara 20-30 tahun dan ditularkan dari orang ke orang.
Di Indonesia setiap tahunnya bertambah dengan seperempat juta kasus baru TBC paru-paru dan sekitar 140.000 kematian terjadi setiap tahunnya disebabkan oleh TBC paru-paru. Bahkan, Indonesia adalah negara ketiga terbesar dengan masalah TBC paru-paru di dunia sesudah India dan Cina.

Cara Penularan TBC 
Kuman TBC ditularkan dari penderita TBC melalui batuk, bersin dan hembusan nafas (droplet infection). Tidak menular melalui penggunaan alat-alat makan atau barang-barang penderita. Penderita yang dapat menularkan TBC adalah penderita yang masih aktif / infeksius, yaitu penderita yang belum berobat teratur. Orang-orang yang beresiko tertular biasanya orang yang dekat/sering kontak dengan penderita misalnya anggota rumah atau teman sekantor. Resiko tertular TBC pada penderita Diabetes Mellitus/kencing manis lebih tinggi.

Gejala Penyakit TBC Paru-paru
  • Batuk-batuk lebih dari 2 minggu, terutama dengan dahak banyak berwarna kuning , coklat, atau hijau (dapat disertai dengan darah).
  • Demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam.
  • Nafsu makan menurun sering disertai penurunan berat badan
  • Merasa lemas, lemah  (malaise)
  • Kadang disertai sesak nafas
  • Bila sampai menimbulkan penumpukan cairan dirongga pleura (pembungkus paru-paru), dapat disertai dengan keluhan sakit dada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar